Sinopsis I HEAR YOUR VOICE Episode 8 - 1
āSekitar pukul 11.00 tadi malam, restoran ayam di Myeongwol-dong,
Seongmoo city, terjadi kebaran dengan penyebab yang belum diketahui. Api
membakar beberapa bagian restoran dan menyebabkan kerugian yang diperkirakan
sebesar 5.4 juta won, dan berhasil dipadamkan dalam 15 menit.
Dalam kejadian, pemilik restoran yang berumur 52 tahun, Nyonya Eo,
meninggal dunia dan setelah kebakaran padam, pekerja berumur 43 tahun, Tuan
Min, yang terluka di tangan dan kakinya, telah diperiksa setelah mendapatkan
perawatan di rumah sakit.
Polisi dan petugas pemadam kebakaran akan mengirimkan surat panggilan
untuk hadir di pengadilan pada pekerja, setelah pemeriksaan untuk penyelidikan
penyebab kebakaran yang sebenarnya.ā
Episode 8
For Whom Am I Living?
***
Beberapa minggu
kemudian.
Hakim Kim datang ke
pemakaman Ibu Hye-sung bersama dua rekan hakimnya. Hakim Kim bilang pemakaman
ini sudah telat. Temannya mengatakan hal ini karena menunggu hasil otopsi.
Hakim Kim bertanya apakah tersangka dituntut untuk pembakaran rumah. Dan hakim
kacamata bilang kasus ini ditugaskan di pengadilan mereka.
Hakim Kim mengeluh,
dari sekian banyak pengadilan, mengapa di alihkan ke tempat mereka, sedangkan
tempat kejadiaannya di Seongmoo city. Itu sepertinya karena tempat tinggal
tersangka disini dan dia yang meminta dipindahkan, ujar teman Hakim Kim.
Kwan-woo menyerahkan
daftar nomor telpon teman ibunya Hye-sung pada Yoo-chang dan meminta Yoo-chang untuk
menghubunginya. Kwan-woo sendiri akan mengambil beberapa makanan untuk
pemakaman.
Hakim Kim dan kedua temannya memberikan penghormatan terakhir pada ibu. Hakim Kim menggenggam tangan Hye-sung.
āAku tidak tahu apa
yang harus ku katakan agar membuatmu nyaman.ā
Hye-sung:
āTerimakasih untuk kedatangannya. Dan, Hakim, tentang kasusā¦..ā
Hakim Kim: āJangan
khawatir. Aku sudah mengaturnya.ā
Pengacara Shin
berbincang dengan Hakim Kim.
Pengacara Shin:
āApakah Min Joon-guk telah memohon untuk pengacara yang ditetapkan pengadilan?ā
Hakim Kim: āYa.ā
Pengacara Shin:
āUntuk kasus Min Joon-guk, jangan menunjuk Pengacara Cha atau aku untuk menjadi
pengacaranya. Kami tidak bisa menjadi pengacara untuk orang yang telah membunuh
ibunya Pengacara Jang.ā
Hakim Kim: āBaik,
akan saya usahakan. Tapi, kata-kata yang baru saja kau katakan tidak seperti
kau.ā
Pengacara Shin:
āApa?ā
Hakim Kim: āBahkan
persidangan belum dimulai. Kematian ibunya Pengacara Jang adalah kemalangan.
Tapi, siapa yang menjadi kriminal belum ditentukan.ā
(Maksudnya Pengacara
Shin udah bilang aja kalau Min Joon-guk itu pembunuh, padahal persidangannya
aja belum di mulai. Dan itu tidak seperti Pengacara Shin yang biasanya.)
***
Joon-guk: āAku sungguh tidak membunuhnya. Mengapa aku membunuh boss? Aku memperlakukannya dengan 100% rasa hormat. Mengatakan bahwa aku membunuhnya dan membawaku ke pengadilan, itu tidak berperasaan.ā Joon-guk memasang muka memelas.
Do-yeon: āBossmu pasti adalah orang yang baik.ā
Joon-guk: āSangat sulit jika dijelaskan hanya dengan kata-kata. Walaupun dia tahu aku mantan narapidana, dia mempekerjakan aku.ā Joon-guk mulai akting menangis, āDan di hari ulang tahunku, dia memberikan sup rumput laut untukku, mie, dan makanan lainnya.ā (Air mata buayaaaaā¦..!)
Do-yeon memberikan
tisu pada Joon-guk, āAku mengerti. Lalu, walaupun ada api dalam restoran, kau
lari kedalam untuk menyelamatkannya.ā
Joon-guk: āYa. Aku
berpikir walaupun aku akan mati, aku harus menyelamatkan bossku.ā Joon-guk menghapus air mata buayanya sambil
menunduk.
Do-yeon: āTapi,
melihat catatanmu, kau punya kejadian masa lalu dengan putrinya.ā
Joon-guk: āDan
karena itu, kau mungkin menyangka bahwa aku membunuhnya. Tapi, ini juga sebuah
kesalahpahaman.ā
Do-yeon: āMengapa?ā
Joon-guk: āSepuluh
tahun yang lalu, aku membunuh seseorang dalam kecelakaan mobil. Itu hanya
kecelakaan, tapi anak itu melihatku seperti penjahat. Dia mengatakannya di
persidangan dan tanpa penjelasan, aku menjadi seorang pembunuh.ā
Do-yeon: āLalu,
dalam kejadian itu, kau tidak membunuh orang, tapi kecelakaannya yang membunuh
orang. Jadi, persidangan berjalan dengan salah.ā
Joon-guk: āItu
benar. Aku juga korban dari kejadian itu. Aku korban pengadilan.ā
Do-yeon: āAda
sesuatu yang tidak kau ketahui. Kecelakaan mobil sepuluh tahun yang lalu,
saksinya bukan hanya Jang Hye-sung. Masih ada satu saksi lagi.ā
Joon-guk: āApa?ā
Do-yeon menatap
tajam Joon-guk: āSaksi yang lain adalah aku.ā
Joon-guk pun
mengingat kejadian itu, ada dua orang gadis yang melihatnya.
Do-yeon masih
menatap tajam Joon-guk: āDalam ingatanku, kejadian itu bukan hanya kecelakaan
mobil biasa.. Otak manusia sangat menarik. Walaupun kau mengatakan kebenaran
sepuluh kali, dengan kebohongan satu kali saja, aku pasti meragukannya. Apakah
kebenaran yang dikatakan sebelumnya atau apakah ini adalah kebenaran yang
nyata. Sampai ketemu di pengadilan, Min Joon-guk.ā
Joon-guk terdiam.
***
Soo-ha berada di
luar kantor polisi, dia melihat Joon-guk yang digiring ke dalam mobil.
āPikirkan sebuah rencana. Pikirkan. Apa yang harus ku lakukan?ā
kata-kata di pikiran Joon-guk.
Soo-ha berjalan dan kemudian berlari menghampiri Joon-guk, āHey kau bajing*an!!ā
Soo-ha memukul
Joon-guk dengan penuh emosi, āMengapa kau melakukannya? MENGAPA?! Mengapa kau
membunuh orang yang tidak bersalah?! Mengapa?!ā
Joon-guk: āAku tidak
melakukannya. Aku tidak membunuhnya! Itu benar!!ā
Tapi pikirannya berkata lain, dan Soo-ha mengetahuinya. Mereka bertatapan.
Soo-ha semakin emosi dan mencekik leher Joon-guk, āKau menyebut dirimu manusia?! Bagaimana bisa manusia melakukan itu?! Bagaimana?!ā
Joon-guk kehabisan
nafas, āTolong aku. Tolong aku, kumohon.ā
Soo-ha di tahan oleh dua orang polisi. Joon-guk masuk ke dalam mobil tahanan, sesaat menoleh dan mereka saling bertatapan lagi.
Soo-ha benar-benar
emosi.
***
Hye-sung sedang
menulis sesuatu. Tidak jauh dari sana Kwan-woo memandanginya dengan iba, sambil
menyiapkan makanan. Kwan-woo menghampiri Hye-sung.
Kwan-woo: āāIni,
makanlah. Kau belum makan apapun sepanjang hari.āHye-sung: āAku tidak lapar. Di waktu senggang, aku sudah makan sedikit. Karena ku tidak punya banyak saudara, aku tidak punya tempat bersandar. Haruskah aku menyewa seseorang? Haruskah aku menghubungi temannya ibu untuk penguburannya?ā
Kwan-woo mengambil
buku dan pulpen yang dipegang Hye-sung, āAku kan menyelesaikannya. Mari kita
makan bersama dulu. Aku juga belum makan, jadi kita bisa makan bersama.ā
Kwan-woo membantu Hye-sung memegang sendoknya.
Hye-sung: āTerima
kasih.ā
Mereka pun makan
bersama.
Hye-sung: āBesok kau
banyak kasus kan? Cepatlah pulang setelah makan.ā
Kwan-woo: āAku tidak
mau. Aku pacar Pengacara Jang sekarang. Jika kau sendirian, kau akan menangis.
Jadi, aku tidak bisa pergi.ā
Hye-sung: āBiarkan
aku sendiri. Jadi aku bisa menangis.ā
Kwan-woo: āPengacara
Jang.ā
Hye-sung: āKau bisa
melakukannya untukku kan? Bagaimanapu juga, kau pacarku sekarang.ā
Kwan-woo terlihat
sedih.
Hye-sung sendirian di depan altar. āApakah ini penyakit? Jika bukan, apakah aku sungguh kuat?ā
(Hye-sung sepertinya
tidak/belum menangisā¦)
Soo-ha datang.
Hye-sung: āKau
kemana saja? Sepertinya tidak ada di sekitar sini.ā
Soo-ha: āAku pergi
untukā¦.. bertemu dengan Min Joon-guk.ā
Hye-sung: āApa yang
dia katakan?ā
Soo-ha: āBahwa dia
tidak membunuh ibu. Bahwa ini tidak adil.ā
Hye-sung: āBagaimana dengan yang kau lihat? Apakah dia benar tidak membunuh ibu?ā
Soo-ha:
āTidak.ā (maksudnya tidak benar kalau
Joon-guk tidak membunuh ibu.)
Hye-sung: āBagaimana
ibuku saat akan meninggalā¦. Apa kau mengetahuinya?ā
Soo-ha mengangguk,
dengan berat dia mengatakan, āMin Joon-gukā¦ saat-saat terakhir, membiarkan dia
berbicara denganmu di telpon.ā
Hye-sung tampak
berpikir: āTelpon denganku? Telpon apaā¦ā¦ā
Hye-sung
mengingatnya.
Hye-sung: āIbu? Ibu tidak sedang menyembunyikan sesuatu dariku kan?ā
Ibu: āApa yang kau katakan?ā
Hye-sung: āIbu tidak menyembunyikan suatu rahasia dariku kan? Seperti
berpura-pura tidak merasakan sakit atau memiliki waktu yang buruk karena tidak
mau membuatku khawatir, kan?ā
Ibu: āAku punya.ā
Hye-sung: āApa?ā
Ibu: āMengatakan bahwa pekerjaan adalah belahan jiwamu dan berpikir
bahwa kau tidak akan menikah.ā
Hye-sung merasakan sesak di dadanya.
Hye-sung: āApa itu? Aku serius. Tidak ada hal lain kan?ā.
Ibu: āYa tidak ada.ā
Hye-sung: āJika ada, ibu harus memberitahuku. Mengerti? Aku tutup
telponnya.ā
Ibu: āTunggu, Hye-sung!ā
Hye-sung menahan
sesak di dadanya dan berdiri.
Ibu: āHye-sungā¦kau mendengarku? Mata untuk mata dan gigi untuk gigi.
Jika kau hidup seperti itu, seluruh dunia akan terhalangi.ā
Hye-sung: āApa yang kau katakan?ā
Ibu: āSemua orang yang menyakitimu, itu karena mereka cemburu. Karena
kau sangat beruntung. Itu karena mereka cemburu. Jadi, jangan membenci mereka.
Jangan merasa seperti itu, dan kasihanlah pada mereka.ā
Hye-sung: āIbu berada dipihak Do-yeon, kan?ā
Pertahanan Hye-sung
runtuh. Dia tidak bisa lagi menahan tangisnya. Sesak di dadanya terlalu sakit.
Hye-sung hanya bisa memanggil ibunya.
āEommaā¦. Eommaā¦
Eomma! Eomma! Eomma! Eomma!ā
Hye-sung menghampiri
altar dan memandang foto ibu, āEomma, apa yang aku lakukan? apa yang harus
kulakukan? aku tidak tahu?! Eommaā¦..ā
Ibu: āBerjanjilah.. kau tidak akan membenci seseorang sampai membuat
hidupmu hancur. Saat seseorang dilahirkan ke dunia, hidup ini tidak cukup
panjang untuk mencintai satu sama lain, benarkan?ā
Hye-sung: āBaikah. Aku mengerti.ā
Ibu: āBaik. Itu baru gadiskuā¦.ā
Tangis Hye-sung semakin kencang, āEomma, aku tidak tahuā¦ aku tidak tahu itu akan jadi yang terakhir!! Ibuku kasihan sekali. Apa yang aku lakukan? Apa yang aku lakukan, eommaā¦..ā
Soo-ha ikut
menangisā¦ Soo-ha menghampiri Hye-sung dan memeluknya.
***
Hakim Kim dan dua
teman hakimnya sedang makan bersama di restoran kepiting. Kwan-woo datang
menghampirinya dengan berlari. Hakim Kim menanyakan apa yang membuat Kwan-woo
datang menemuinya.
Kwan-woo: āAku tidak
akan pernah bisa menangani kasus Min Joon-guk. Aku telah mengatakan padamu
sebelumnya bahwa aku tidak akan bisa menjadi pengacaranya!ā
Hakim Kim: āAku
tahu. Tapi masalahnya adalah aku sudah menugaskan pada pengacara lain, tapi
semuanya mengundurkan diri. Bagaimana bisa kita menjalankan persidangan tanpa
pengacara pembela?ā
Kwan-woo: āPengacara
Jang bekerja bersamaku dalam satu kantor. Bagaimana bisa akuā¦.membantu orang
yang membunuh ibunyaā¦.ā
Hakim Kim menyela:
āKita belum mengetahui dia membunuhnya atau tidak! Kita hanya akan mengetahuinya
setelah persidangan.ā
Kwan-woo emosi:
āHakim Kim!ā
Hakim Kim: āAku
sangat mengerti kau berada dalam posisi yang sulit. Akan tetapi, ini bukan
perkara yang bisa kau pilih dengan bebas. Dalam situasi seperti ini, pembela
umum di berikan tanggung jawab khusus. Dan kau pembela umum khusus, Pengacara
Cha.ā
Kwan-woo masih tidak
menyerah, ākalau begitu, tolong diganti pada Pengacara Shin. Aku secara pribadi
akan memintanya pada Pengacara Shin.ā
Hakim Kim: āItu juga
akan sulit.ā
Kwan-woo: āMengapa?ā
Hakim Kim: āMin
Joon-guk secara khusus meminta kami untuk membuatmu menjadi pengacaranya.ā
***
Pengacara Shin
sedang meneliti berkas di mejanya. Di sekitarnya ada Yoo-chang yang mondar
mandir gelisah.
Yoo-chang: āHakim
Kim, anda tahu, bagaimana bisa dia jadi kejam! Apakah mungkin dia adalah
anti-fan Pengacara Cha?ā
Pengacara Shin:
āMereka mengatakan bahwan pengacara lain semuanya mengundurkan diri.ā
Yoo-chang: āLalu,
apa yang harus kita lakukan dengan suasana di kantor kita? Pengacara Cha adalah
pembuat keyakinan (morale maker) di kantor kita. Tapi jika dia berubah menjadi
gelap (suram), seluruh kantor kita akan menjadi gelap juga!ā
Pengacara Shin:
āJangan cemas, tidak akan menjadi gelap karena kerepotanmu itu.ā
Yoo-chang: āLalu
bagaimana dengan Pengacara Jang? Jika dia mengetahui bahwa Pengacara Cha
mengambil kasus Min Joon-guk, dia akan menjadi gila!ā
Hye-sung masuk ke
kantor dan mendengar omongan Yoo-chang.
Pengacara Shin kesal
dan berteriak: āHEY! DUDUK! Aku akan menjadi gila lebih dulu karena kau!ā
Pengacara Shin
melihat Hye-sung, āAhā¦Pengacara Jjangā¦.ā
Yoo-chang kaget
seperti melihat hantu, āPengacaraā¦.Jjang? oh ya ampunā¦.ā
Hye-sung bertanya,
āSiapaā¦mengambil kasus siapaā¦?ā
Kwan-woo sedang membuka dan membaca berkas di kursi taman. Kwan-woo melamun, dia teringat perkataan Pengacara Shin waktu itu.
āOrang yang menjadi seorang pembela umum seperti kita adalah salah satu yang mencuri dan membunuh. Jadi, di banyak kasus, membela mereka adalah tidak berarti dan tidak berhasil. Tapi walaupun begitu, kita tidak bisa menghindari mengambil kasus mereka, walaupun mereka mungkin adalah kriminal yang kasar. Jadi, dalam situasi seperti itu, bagaimana kau akan membela kasusnya?ā
Hye-sung menghampiri
Kwan-woo.
Kwan-woo: āPengacara
Jangā¦ā
Hye-sung: āAku sudah
mendengarnya. Kau mengambil kasus Min Joon-guk.ā
Kwan-woo: āItuā¦.aku
tidak punya pilihanā¦ā
Hye-sung: āItu
bagus. Melegakan.ā
Kwan-woo: āApa?ā
Hye-sung: āAku
sebenarnya khawatir jika Pengacara Shin yang akan mengambil kasusnya. Jika ia
yang mengambilnya, dia tidak akan peduli dengan kerabatnya dan akan berada di pihak Min Joon-guk, sebagai pengacara ataupun itu, dan tidak percaya apa yang ku
katakan, benar kan? Tapi kau berbeda Pengacara Shin, kau pasti berada di pihakku, itu benarkan?ā
Mereka bertatapan,
lamaā¦.
Hye-sung: āKau percaya
apa yang aku katakan, kan?ā
Kwan-woo: āYa. Aku
percaya padamu.ā
Hye-sung: āTerima
kasih.ā
Hye-sun menyandarkan
kepalanya ke pundak Kwan-woo. Kwan-woo menepuk pundak Hye-sung, dan dia
terlihat serba salah.
***Kwan-woo berada diluar kantor tahanan, mengingat kata-kata Hye-sung lagi:
ākau pasti berada di sisiku, itu benarkan?ā
Kwan-woo mengangguk
dan akan masuk. Lalu ada sebuah mobil ambulance keluar dari sana.
Kwan-woo duduk
menunggu. Kemudian petugas datang dan memberitahukan bahwa dia tidak bisa
bertemu dengan Min Joon-guk hari ini, karena beberapa saat yang lalu Joon-guk
mencoba bunuh diri.
Joon-guk terbaring
lemah di rumah sakit. Kwan-woo membaca surat yang ditinggalkannya:
āAku pikir masalahnya adalah keinginanku sendiri, bahwa mantan narapidana
ini ingin dimaafkan. Secepatnya setelah dibebaskan, aku ingin menemui Pengacara
Jang Hye-sung dan Park Soo-ha dan meminta maaf pada mereka. Aku ingin
mengatakan pada mereka bahwa aku akan hidup dengan jelas, jadi mereka tidak
akan takut pada pria sepertiku lagi.
Akan tetapi, itu dianggap sebuah ancaman
dan ketakutan bagi mereka. Aku sangat ingin menunjukkan ketulusanku dengan
berbagai cara. Jika cara langsung tidak berhasil, aku akan melakukannya dengan
tidak langsung.
Itulah mengapa aku pergi ke restoran bossku yang adalah ibu
dari Pengacara Jang. Jika aku menunjukkan ketulusanku padanya, aku pikir
mungkin bisa meraih putrinya. Beruntung, boss menerima maksudku dan
memperlakukanku seperti manusia, bukan hewan. Mungkin, dalam cara yang lain,
aku benar membunuhnya. Karena aku tahu dia sering terjatuh karena serangan
jantungnya, aku tidak berada disisinya. Dan aku seharusnya lebih cepat menyelamatkannya, tapi aku terlmbat.
Seperti iniā¦.lagiā¦..aku menjadi seorang
pembunuh. Jika aku tidak dapat menghilangkan sebutan āpembunuhā, aku tidak akan
sedih jika aku kehilangan nyawaku sekarang. Bossku yang sudah meninggal akan
mengerti isi hatiku. Satu-satunya orang yang sangat baik padaku.
Mengikutinyaā¦.aku akan pergi juga.ā
(Kwan-woo, please
donāt believe him! Heās a lier!)
Kwan-woo terlihat bingung setelah membaca surat itu.
Perlahan-lahan Joon-guk membuka matanya. Dan berusaha untuk duduk. Kwan-woo memintanya untuk berbicara.
Kwan-woo: āAku tidak percaya dengan surat bunuh diri ini. Ini terlihat hanya sekedar pertunjukan. Jika kau benar-benar mencoba untuk mati, kau seharusnya melakukannya pada malam hari, bukan di siang hari.ā Kwan-woo berkata dengan tegas.
Joon-guk: āItu juga salah satu cara.ā
Kwan-woo: āAku sangat menyayangi Pengacara Jang. Jadi aku tidak punya keinginan untuk menjadi pengacaramu.ā
Joon-guk: āitu tidak
masalah.ā
Kwan-woo berteriak: āMengapa
harus aku?! Mengapa?!ā
Joon-guk: āKarena
jika pengacara lain, tidak akan ada yang percaya padaku.ā Joon-guk menatap
Kwan-woo. āKau, tidak berada di pihakkuā¦jika kau menemukan kebenarannya, lalu,
Pengacara Jang akan benar-benar percaya padaku.ā
Joon-guk seperti menahan
tangis. Mata Kwan-woo pun memerah, menahan emosinya.
Kwan-woo mendatangi
tempat kejadian, restoran ibu, dia melihat-lihat dan memotretnya. Lalu Kwan-woo
menemui ahjumma dan ahjussi teman ibu untuk menanyakan hubungan Min Joon-guk
dengan ibu. Menemui dokter (yang ini tidak tahu dokter yang mengetahui penyakit
jantung ibu, atau dokternya Joon-guk).
Kwan-woo juga ke
kantor polisi untuk melihat rekaman CCTV saat Soo-ha memukuli Joon-guk di
restoran.
***
Soo-ha memainkan
pisaunya, dan dia teringat perkataan Hye-sung.
Hye-sung: ājangan berpikir untuk membalas
dendam pada Min Joon-guk. Mengerti?ā
Hye-sung: āApa yang kau pikirkan? Cepat
jawab.ā
Soo-ha: āTapi, bagaimana jika dia mencoba
untuk membunuhmu?ā
Hye-sung: āWalaupun begitu, jangan lakukan. Karena aku akan menjaga
diriku sendiri.ā
Soo-ha menyimpan pisaunya di dalam lemari, di
bawah tumpukan baju.
Dia lalu ke kamar
Hye-sung mengingatkan persidangan Joon-guk yang akan berangsung pukul 10.00.
Soo-ha melihat Hye-sung memegang dan memandangi foto ibunya.
Hye-sung: āJangan khawatir, eomma. Pengacara Cha akan
berada di pihak kita sampai akhir. Aku percaya Pengacara Cha.ā
Soo-ha: āKita akan
terlambat. Ayo pergi.ā
Hye-sung: āBaik.ā
***
Hye-sung dan Soo-ha
sampai di depan ruang persidangan. Hye-sung tampak ragu untuk membuka pintu
ruangan.
Soo-ha: āAda apa?ā
Hye-sung: āMin
Joon-guk ada di dalam kan?ā Hye-sung menghela nafasnya, āIni seperti sepuluh
tahun yang lalu, iya kan?ā
Hye-sung masuk ke
dalam, dia menatap Joon-guk. Begitupun Joon-guk yang menyadari kedatangan
Hye-sung, menatapnya dengan tajam.
Do-yeon: āSetelah
bebas dari penjara baru-baru ini, untuk membalas dendam pada Jang Hye-sung yang
memberikan kesaksian yang memberatkannya pada persidangan pembunuhan sepuluh
tahun yang lalu, terdakwa menyembunyikan identitasnya dan mendekati ibu dari
saksi Jang Hye-sung, Eo Choon-Shim. Terdakwa mengambil keuntungan dari korban
yang tidak sadar akan adanya bahaya. Dengan memukul kepala korban dengan
senjata tumpul, terdakwa memukul korban sampai meninggal, menyalakan api, dan
menutupinya seperti sebuah kecelakaan. Sebagai tambahan, dia berpura-pura
menyelamatkan korban dengan menggendong korban di punggunya dimana korban sudah
meninggal. Semuanya ini untuk membuatnya terlihat tidak bersalah dan menutupi
kejahatannya. Oleh karena itu, terdakwa Min Joon-guk dituntut berdasarkan KUHP
Pasal 250 ayat 64, dengan pembakaran rumah dan pembunuhan menggunakan
pembakaran rumah.ā
(dengan sengaja
membakar rumah padahal tahu di dalam ada orang.)
Joon-guk menatap
tajam Do-yeon.
Hakim Kim: āPengacara,
apakah kau menerima kejahatan seperti yang dituduhkan?"
Soo-ha dan Hye-sung
melihat ke arah Kwan-woo. Kwan-wo melirik Joon-guk, dan kemudian menyadari ada
Hye-sung disana yang menatapnya penuh harap. Soo-ha melihat pikiran Kwan-woo,
dia panik, āTidak mungkin.ā
Hye-sung menoleh ke
Soo-ha, āAda apa?ā Soo-ha tidak menjawab.
Kwan-woo masih
menatap Hye-sung.
Hakim Kim bertanya
kembali karena Kwan-woo tak kunjung menjawab: āPengacara! Apa kau menerima
kejahatan seperti yang dituduhkan?ā
Kwan-woo berdiri dan menghadap hakim, āTidak, aku menolak semua tuduhan. Terdakwa tidak bersalah.ā
Semua orang kaget terhadap pembelaan Kwan-woo bukan hanya Hye-sung tapi hakim juga. Joon-guk tersenyum sinis menatap Hye-sung.
***
Hye-sung berbicara
dengan Kwan-woo setelah persidangan. Hye-sung marah, kecewa pada Kwan-woo yang
ia percayai.
Hye-sung: āApa kau
gila?! Apakah sudah dipertimbangkan bahwa dia tidak bersalah?!ā
Kwan-woo: āPengacara
Jang, jangan berlebihan dan dengarkan aku.ā
Hye-sung berteriak: āBagaimana
bisa kau berpikir dia tidak bersalah?! Dia seseorang yang pergi menemui ibuku
untuk balas dendam!ā
Kwan-woo: āDia
mengatakan dia ingin meminta maaf. Karena dia pikir kau tidak akan menerima
maafnya, dia pergi menemui ibumu.ā
Hye-sung: āMinta
maaf? Adakah orang yang ingin meminta maaf dengan membunuh orang?!ā
Kwan-woo: āItu
kecelakaan!ā
Hye-sung: āKecelakaan?!
Apakah itu bahkan bisa dipertimbangkan?!ā
Kwan-woo: āTidak ada
saksi yang mengatakan bahwa itu pembunuhan. Tim forensik mengatakan itu bukan
pembakaran rumah yang disengaja. Itu hanya kebakaran yang disebabkan oleh uap
minyak. CCTV juga tidak merekam apapun.ā
(gak ngerti
maksudnya kebakaran oleh uap minyak..)
Hye-sung: āCCTV
tidak merekam apapun karena rusak! Apa kau melihat apa yang direkam CCTV
sebelum rusak?! Itu Min Joon-guk yang pergi untuk merusaknya! Bagaimana kau
menjelaskan itu?ā
Kwan-woo: āKita
tidak yakin jika dia pergi merusaknya atau tidak.ā
Kwan-woo memegang
lengan Hye-sung. āTenanglah dan pikirkan dengan hati-hati. Ini hanya kecelakaan
buruk yang melibatkan kau dan Min Joon-guk.ā
Hye-sung melapaskan
tangan Kwan-woo, āBagaimana kau akan menjelaskan patah tulang di kepala ibuku?ā
Kwan-woo: āAku
mendengar dia menderita arrhythmia. Dia merasa pusing, terjatuh dan kepalanya
terbentur.ā (Arrhythmia = detak jantung tidak beraturan)
Soo-ha yang sedari
tadi hanya mendengarkan mereka dengan gelisah, akhirnya mengatakan sesuatu yang
dia tahu kebenarannya: āItu karena Min Joon-guk memukul kepalanya. Min Joon-guk
menggunakan kunci inggris dan memukul kepalanya. Dan dia menaikkan gas di
penggorengan. Dan di waktu kemungkinan ibu sudah meninggal, dia masuk kedalam
dan menggendong ibu untuk berpura-pura menyelamatkannya. Dan kau, sekarang, masuk kedalam
perangkapnya.ā
Kwan-woo: āBaik, itu
mungkin terjadi seperti yang baru saja kau katakan. Tapi, sperti yang aku
katakan, mungkin, dia terjatuh dan tidak
bisa mematikan gas. Dan kemudian karena kebakaran, dia mungkin meninggal karena
lemas. Itu mungkin juga, kan?ā
Soo-ha menatap
Hye-sung yang menatap Kwan-woo.
Hye-sung: āTolong jangan seperti ini Pengacara Cha.ā
Kwan-woo: āJika kau
mempunyai keraguan bahwa dia bersalah, kau harus bisa membuktikannya pada
terdakwa. Itulah hukum.ā
Hye-sung masih tidak
bicara, dia hanya bicara di hatinya.
Hye-sung: āKau tidak seharusnya melakukan ini padaku.ā
Kwan-woo: āPengacara Jang, pikirkan lagi. Kau mungkin hanya salah paham terhadap Min Joon-guk.ā
āHentikan.ā Kata Soo-ha
pada Kwan-woo.
Soo-ha melihat
Hye-sung yang masih terdiam dengan mat berkaca-kaca.
āKau harus berada di pihakku.ā
Kwan-woo berkata
lagi, āKesalahpahaman bisa menghancurkan hidup seseorang.ā
Soo-ha sudah tidak
tahan lagi, dia memukul perut Kwan-woo sampai Kwan-woo terjatuh kesakitan.
Soo-ha berkata pada
Hye-sung yang masih diam mematung, āHentikan. Kumohon..ā
***
Di kantor pengacara.
Kwan-woo menelpon seseorang untuk meminjam salinan berkas persidangan sepuluh
tahun yang lalu, kasus pembunuhan Park Joo-hyuk.
Yoo-chang menerima
telpon yang menanyakan Hye-sung, tapi Hye-sung sedang di persidangan.
Pengacara Shin: āPengacara
Jang hari ini tidak kembali lagi ke kantor?ā
Yoo-chang: āSaat
persidangan selesai. Dia mengatakan akan langsung pergi dari sana.ā
Pengacara Shin dan Yoo-chang melihat Kwan-woo yang menatap meja Hye-sung yang kosong.
Kwan-woo: āPengacara
Shin, aku merasa sepertiā¦ā¦.aku menjadi prajurit yang melindungi raja yang
sangat jahat.ā
***
Hye-sung sedang
mengelap meja. Soo-ha datang, āApa kau sedang bersih-bersih?ā
Hye-sung: āYa.ā
Soo-ha melihat
perabotan di tempat cucian, āApa yang akan kau lakukan dengan peralatan makan
itu?ā
Hye-sung: āAku akan
mencucinya.ā
Soo-ha: āAku akan
membantumu.ā
Hye-sung: āSoo-ha,
kembalilah ke rumahmu sendiri.ā
Soo-ha: āMengapa?ā
Hye-sung: āApa
maksudmu dengan āmengapaā? Min Joon-guk sudah ditangkap dan tidak ada alasan
untukmu untuk tetap disini.ā
Soo-ha: āAku tidak
mau. Aku tidak akan pergi.ā
Hye-sung berdiri: āAku
tidak ingin melihatmu lagi sekarang. Tidak kau ataupun Pengacara Cha. Aku bahkan
ingin bertarung dengan lap ini sekarang (bersih-bersih, kan biasanya Hye-sung
tidak mau). Aku ingin sendirian, jadi pergilah selama aku masih berbicara
dengan baik.ā
Soo-ha: āAku tidak
mau.ā
Hye-sung meninggikan
suaranya, āApa kau anak kecil? Apa kau tidak mengerti? Kau tidak tahu apa yang
aku katakan padamu?ā
Soo-ha: āItu benar,
aku anak kecil. Anak kecil tidak mengerti apa yang kau katakan. Jadi, katakan
saja. Apapun yang kau mau.ā
Hye-sung
berkaca-kaca: āAku sangat membencimu dan jutaan kali membencimu sekarang ini. Karena
menjadi saksi untuk kasus sepuluh tahun yang lalu, hal ini terjadi. Ini semua
karenamu.ā
Soo-ha diam saja.
Hye-sung: āApa? Haruskah
aku mengatakan sesuatu yang lebih kasar?ā
Soo-ha juga
berkaca-kaca, āKatakan. Aku akan mendengarkan semuanya.ā
Soo-ha menuju tempat
cucian piring, āKatakan. Kau bahkan boleh mengutukku. Aku akan mendengarkan
semuanya.ā
Soo-ha menuangkan
minyak goreng ke gosokan cuci piring, dalam diam dia merasa aneh kenapa tidak
berbusa. Hye-sung melihatnya.
āSoo-ha..ā
Soo-ha: āApa?ā
Hye-sung: āItu
minyak goreng.ā (gubrak! Lagi sedih-sedih,
ada yang lucu nyelip sendiri.)
Soo-ha pun mengganti
dengan sabun yang sebenarnya.
Hye-sung: āApa kau
membaca pikiran hakim?ā
Soo-ha: āYa.ā
Hye-sung: āDia
berada di pihak mana? Bersalah atau tidak bersalah?ā
Soo-ha: ā51 banding
49.ā
Hye-sung: āDi pihak
mana yang 51?ā
Soo-ha: āTidak
bersalah.ā
Hye-sung menghela
nafas, dan berusaha menahan tangisnya lagi.
Note:
Menurutku wajar saja Kwan-woo percaya pada Joon-guk, selain prinsip Kwan-woo yang percaya penuh pada kliennya juga karena akting Joon-guk yang pura-pura dan memang sudah dia persiapkan baik-baik. Pencitraan yang Joon-guk lakukan menjadi relawan, ramah pada orang lain, bahkan pada ibu sampai akhirnya ibu di bunuh. Berhasil menipu semua orang. Kecuali Soo-ha, Hye-sung, dan juga Do-yeon, yang memang mengetahui siapa sebenarnya Min Joon-guk.
oya, sekali lagi maaf ya kalau bahasaku jelek, aku bikin sinopsis ini menterjemahkan sendiri dari substitle bahasa inggris, jadi mungkin agak kacau, karena keterbatasanku.
karena substitle indonesia terkadang suka lambat keluar, hari jumat/sabtu untuk episode hari rabu dan hari minggu/senin untuk episode hari kamis. Jadi, seringnya aku udah selesai bikin sinopsis pake substitle english baru ada yang indonesia.
makasih mba' udah update.
ReplyDeleteaku share link mba di blogku blehkan ?.
salam kenal
makin seru aja nih ....
ReplyDeletemakasih sinopsisnya
ditunggu kelanjutannya
semangat
Pasd pmakaman sedih banget mba',, makin seru aja
ReplyDeleteSemangat buat lanjutin mba':-)
Haaaaa... kelanjutannya bikin meriang aja..
ReplyDeleteDi sini soo ha.... Menjadi... Strong boy buat... Hye sung.... Smoga... Hye sung tetap tegar n soo ha.. Tetap setia mendamping i... Hye sung.... Buat....
ReplyDeleteOscar alias kwan woo... Dapat nilai 2 krn terlalu menyebalkan...
http://2.bp.blogspot.com/-l_ku-vf4kqY/UdC9VVysDYI/AAAAAAAADjY/YqelP1oCmhc/s800/I.Hear.Your.Voice.E08.mkv_000338972.jpg <== Digambar ini yg admin post kelihatan mereka kayak lg break-dance ya XD ngakak bgt sumpah!
ReplyDeleteBner bgt deh admin, udah berkaca2 mataku bacanya ehh si Sooha pake ngelucu lg :D
Thanks sinopsisnya~ Ditunggu part 2 nya ,,,
Admin, dipart 2 Sooha bneran pisah sama Hyesung ya :(
Poor hye sung. MJK menyebalkan!! Psyco tu orang! Suha keren bgt di ep ini.
ReplyDeletesetiap sinopsis ada peningkatan kok kak...tambah bagus dan tertata kok...lanjutkan ya kak..jangan berhenti...
ReplyDeletehwaiting ... :D
D tggu part 2nya mbk.. jd g sbr nunggu rabu kmis....hiks
ReplyDeleteTengkyuuu mb mumu.. Akhirnya nongol jg ep 8 :)
ReplyDeleteBtw,kwan wo itu yg jd oska di secret garden yak?
Yuuuk... Lanjut part 2'nya ya mb mumu....
Ganbate!
#dinda
makasih bwt sinopny..
ReplyDeleteklo boleh komen,menurutku kok kayakny sebenerny kwan woo percaya sm hye sung
cuma dia mau pura2 percaya sm jun gook dl,biar bs jatuhin dia
tp cm feeling sih..
klo bener,makin penasaran gimana cara kwan woo bwt bongkar kejahatanny jun gook..
semangat bwt lanjutin ya.. :D
Ditunggu part 2 nya ,,,
ReplyDeleteAku ampe nangis bacanya. Ditunggu yg part2. TengKyu.
ReplyDeletepart 2 nya ditunggu, lopelopelope to this drama :D
ReplyDeletetanggal 25 juli cepatlah datang biar rasa penasaran sama drama ini ngilang :D
Gomawo unnie,, :D
ReplyDeletemau jerat MJG pake apa ?
ReplyDeletealibi di punya, berkelakuan baik pun sudah dgn jd relawan, rekaman cctv udah diancurin sama dia, saksi pun gak ada yg bisa di pake...
apakah tindakan hye sung benar meminta bantuan jaksa di yeon smpe berani bersujud dan mengakui kalau dia salah 10 tahun lalu ?
kalo jd hye sung pasti lah sya udh meredahkan diri ke do yeon tp salah sih hye sung karena ibunya udh bela dia sampe membakar buku karya ayahnya do yeon
bagaimana dgn sms spam dri hp MJG yg tertinggal di kamar hye sung ? bisa kah itu menjadi bukti ?
atau aplikasi pelacak yg di rencanakan soo ha bisakah itu menjadi bukti klo MJG merencanakan pembunuhan ?
dan sya punya pertanyaan mba mumu bagaimana bisa soo ha tau no.hp MJG padahalkan hp MJG ada di rumah hye sung ?
plis jgn smpe MJG di bebasin ...
sedih pas endingnya di aquarium apalagi lagunya info dong mba mumu itu lagunya apa ?
dan ciuman perpisahan soo ha itu loh yg bikin gak sabar dgn ep selanjutnya ...
Kl gk slh suha prnh ditlpn ma MJG wkt dia berencana pndh ke rmh ibu hyesung. Pmbcraanny jg smpt direkam n ditunjukin ke pakpol
DeleteHye-sung sudah tidak punya pilihan lain selain meminta tolong Do-yeon.
Deleteponsel yang untuk menteror itu bukan milik Joon-guk, mungkin dia mencuri dan menggunakannya.
Soo-ha mengetahui nomor ponsel Joon-guk saat Joon-guk menghubunginya dan mengajak bertemu di restoran, yang dia berbicara lewat pikirannya dan Soo-ha memukulinya sampai dibawa ke kantor polisi.
Song Artist: Kim Yeon Ji (ź¹ģ°ģ§) [The Seeya] & Narae (ėė)
Track List
01. ėėģ.ėė³¼ģ.ź°ģ“ģ (In My Eyes)
02. ģ°ė¦¬ ģ¬ėķė ė ė¤ (The Days We Were Happy)
gatau tuh track yang mana, belum aku donlot. :)
mumu eonie, thanks ya udah update terus, di tunggu lho part 2 nya, sebelum galau segalau2nya galau, ć ć ć ć ć
ReplyDeletepenasaran ma SH n HS ma si oska KW
benar-benar deh min joon guk dendamnya sama hye sung, secara dia kan tahu ibunya hye sung ingin menjodohkan anaknya dengan pengacara cha. makanya sengaja dia pilih pengacara cha untuk jadi pengacaranya. min joon guk beneren ingin hidup hye sung hancur dengan cara mengambil orang terdekatnya. Semangat terus mbak Mumu..
ReplyDeleteMb mumuuu.... Sedari pagi td bolak2 ksini h2c kpn part 2 di poooost....
ReplyDeleteHuahuahuaaaa... #galau membahana
#dinda
Mba.... Ditunggu part 2nya.... udah nggak sabar.. semangat!!!!!!....
ReplyDeleteNapa ĘĪ©Ģ¶ĢĢ£Ģ£Ģ„ĢĀŖĪ± aq tiap kaLi Liat muka MJG brasa Š¼Ć¤ĀŖÅÆ mnth..#hueekkss sebeL Ī²āāeĢ Ģ²eĢ Ģ²Ī°D Liat tu orng pen bnyek2 rsa na,Licik ĘČĪ®ĘĪŃĆ«ā
ReplyDeleteMdh2n bner kta anonymous d atas KW pnya rncna trsendri bwt jatuhin MJG
SH sm HS mudh2n happy end
Kyaaa maap ĘāĀŖĀŖĀŖ mumu oenni ni coment prtma kuh..bnyak Ī²āāeĢ Ģ²eĢ Ģ²Ī°D #plaakk
hmm. . Sedih bgt liat hyesung. .
ReplyDeleteDitunggu episod slanjtnya. .
Fighting! Ghamsahapnida :)
baru baca ep 7 ternyata dah ada yg 8...
ReplyDeletesemangat nlis nya ya mba......
di tunggu part 2 nya....
oh iya...
Deletesalam kenal...
aku pendatang baru....
emmm kalo boleh tau posting sinopsisnya terjadwal ga? trus kira2 episode 8 part 2 nya kapan ya??? hehehe. terus drama ini tayang setiap hari apa
ReplyDeletemakasih
Makasih banget buat sinopsisnya.. keren :))
ReplyDeleteSedih banget episode yg ini.. tp disini sooha keren banget xD ditunggu part 2 nya
klo aku sih ga terlalu kesel ama joonguk soalnya pertama kali liat dramanya jd org baik eh gataunya disini jahat bangett
sinop lanjutannya dtunggu..^^
ReplyDeletesemangat..
Maaf ni mbak mumu....ini mo nanya...
ReplyDeleteklo mo nyari situs OL untuk drama korea nya disitus apa ya?
saya selalu nonton dengan subtitle yang bahas inggris.
Makasih
BUNDAYUKI
ga' apa klau bahasanya jelek yang penting bisa dimengerti...tapi yang lebih penting lagi...lanjutin ya....sampae selesai ok....
ReplyDeletejadi makin sebel sama kelakuannya joon guk, bener" bermuka dua
ReplyDeletepengen rasanya cekik tuh leher *ups :D
Part 2 nya ditunggu mbak aku sudah sangat penasaraaan sebenarnya aku menunggu akhirnya banget dan semoga akhirnya hyesung sama soo ha
ReplyDeleteTak ada yang buruk dalm bahasanya,buktinya aq yang tak paham apa bisa ngerti k,maksidah tulis sinopsis,ayo dukungan penuh dari aq tetep SEMANGAT
ReplyDeleteHuwaaa..sista nangis mulu baca eps 8..
ReplyDeleteSemangat zie!!
sip sista... ^^
DeleteOnnie akhirnya tu Hye-sung sama Soo-ha atau Kwan-woo?
ReplyDeleteGomawo onnie.
~ifa~
Ada satu harusnya yg bisa dijadiin bukti.
ReplyDeleteKan MJG mengganti namanya sewaktu kerja sama ibunya hye sung, siapa itu yaa aku lupa. Harusnya temennya ibu ngeh dong kalo nama yg dia kenal bukan MJG. Dan sepertinya MJG ngga mengenalkan diri sbg ex narapidana deeh, bukankah itu bisa dibilang kl MJG sudah berbohong, seperti kata do yeon "1 kebohongan menutupi 10 kejujuran"
(Eh gitu bukan yaa kata2nya do yeon ??) Yaaah intinya gitu deeeh
terimakasiih...
ReplyDelete